Background

Hajar Aswad

Hajar Aswad adalah batu yang ada di sisi ka’bah yang mana batu tersebut berasal dari surga

Inspirasi
12 Nov 2025
Admin
Hajar Aswad
Hajar Aswad adalah batu hitam yang terletak di sudut tenggara Ka'bah. Batu ini diyakini berasal dari surga dan diturunkan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Ibrahim untuk diletakkan di Ka'bah. Hajar Aswad menjadi titik awal dan akhir dari tawaf, dan umat Muslim disunnahkan untuk menyentuh atau menciumnya jika memungkinkan sebagai bagian dari ritual haji dan umrah. Lokasi dan fungsi Lokasi: Terletak di sudut tenggara Ka'bah, dengan jarak sekitar 1,5 meter dari lantai. Fungsi: Menjadi penanda dimulainya dan berakhirnya tawaf, yaitu ritual mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali. Sejarah dan keyakinan Asal: Dipercaya berasal dari surga, diturunkan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Ibrahim. Perubahan warna: Hajar Aswad diyakini awalnya berwarna putih dan memancarkan cahaya, namun berubah menjadi hitam karena dosa-dosa manusia yang menyentuhnya. Peran Nabi Muhammad: Saat renovasi Ka'bah, terjadi perselisihan di antara suku Quraisy mengenai siapa yang berhak meletakkan Hajar Aswad. Nabi Muhammad menyelesaikannya dengan cara meletakkan batu tersebut di atas kain yang dipegang oleh perwakilan setiap kabilah. Keistimewaan: Menyentuh atau mencium Hajar Aswad menjadi sunnah bagi umat Muslim saat tawaf. Penemuan ilmiah Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa Hajar Aswad memiliki kemiripan dengan kaca impaksit, material yang terbentuk akibat tumbukan meteorit, dan bahkan dikaitkan dengan kawah Wabar di Arab Saudi.
Haji Umroh Travel

Artikel Terkait

Belum ada artikel terkait.
Home Artikel
Foto Akun